Astra Sedaya Targetkan Pembiayaan Rp 10 T di 2008

Astra Sedaya Targetkan Pembiayaan Rp 10 T di 2008

- detikFinance
Rabu, 23 Jan 2008 16:17 WIB
Jakarta - PT Astra Sedaya Finance (ASF) menargetkan pembiayaan sebesar Rp 10 trilliun pada tahun 2008. Untuk mengejar target tersebut, ASF berencana meningkatkan pembiayaan mobil bekas menjadi 40%.

"Pembiayaan mobil bekas akan ditingkatkan menjadi 40%, atau naik 10% dibanding tahun 2007 yang sebesar 30%," ujar Chief Financial Officer ASF, Iwan Hadiantoro usai jumpa pers di hotel Mulia, Jl Asia Afrika, Jakarta, Rabu (23/1/2008).

Pada tahun 2007, ASF telah melakukan pembiayaan dengan total nilai Rp 7,8 trilliun. Pada tahun 2008, ASF menargetkan pembiayaan tumbuh 30% dari tahun 2007, atau menjadi Rp 10 trilliun.

"Selain dari obligasi, perseroan mendapatkan 40% sumber dana dari join financing. Pinjaman bank sebesar 25%, dan sisanya 20% dari kas internal. Obligasi memiliki porsi sekitar 15% dari total pembiayaan," jelas Iwan.

Sindikasi pinjaman bank, ia menjelaskan, sudah ada dari BCA, BII, Citibank, HSBC, JP Morgan, dan beberapa bank lainnya.

Sementara Presiden Direktur ASF, Benny Tjoeng, menyatakan optimis dapat meningkatkan pembiayaan sebesar 30% di tahun 2008.

"Pertumbuhan industri mobil pada tahun 2008 diperkirakan berkisar antara 20-30%. Jadi kita optimis mampu tumbuh sesuai dengan pertumbuhan industri nasional," jelas Benny.

Namun, Benny menyatakan bahwa pangsa pasar ASF yang saat ini sebesar 25%, tidak dapat ditingkatkan pada tahun 2008.

"Karena perusahaan pembiayaan mengalami pertumbuhan yang sejalan. Sebab perusahaan pembiayaan itu biasanya terikat dengan distributor tertentu, sehingga pangsa pasarnya cenderung segmented," ulas Benny.

Sementara berdasarkan target pembiayaan ASF yang sebesar Rp 10 trilliun berarti pada tahun 2008, ASF menargetkan mampu melakukan pembiayaan sekitar 100 ribu kendaraan roda empat.


(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads