Hal tersebut disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/1/2008).
"Kita akan jual 20 persen kepada investor strategis melalui mekanisme block sales dan kita pada investor tersebut akan memberikan satu kursi direksi," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sofyan menambahkan penjualan 20 persen saham BNI itu tidak akan mengubah posisi kepemilikan mayoritas atas saham BNI. Penjualan saham 20 persen ini sudah termasuk penjualan saham green shoe (opsi penjatahan lebih) 4,14 persen yang sudah disetujui oleh DPR sebelumnya. Sehingga pemerintah meminta persetujuan saham tambahannya.
(ddn/ir)











































