Produksi Semen Gresik Capai 103% Target di 2007

Produksi Semen Gresik Capai 103% Target di 2007

- detikFinance
Jumat, 25 Jan 2008 12:25 WIB
Produksi Semen Gresik Capai 103% Target di 2007
Jakarta - PT Semen Gresik  Tbk mencapai produksi semen sebanyak 16,7 juta ton atau 103% dari rencana di tahun 2007. Semen Gresik akan berupaya mempertahankan pangsa pasar 45% untuk peningkatan keuntungan.Terkait dengan masalah produksi semen, Semen Gresik juga melakukan pergantian logo produknya. Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil, secara simbolis meluncurkan kantong kemasan baru Semen Gresik. Kemasan baru ini diharapkan bisa memberi informasi bagi masyarakat tentang jenis semen serta penggunaan yang benar.

Dengan didampingi jajaran Direksi SGG dan pemilik Rajawali Group, Peter Sondakh, Menneg BUMN meresmikan peluncuran kemasan baru  di Gedung PPS PT Semen Gresik (Persero), seusai membuka rapat kerja Semen Gresik Group (SGG), Jumat (25/1/2008) .

Perubahan tampilan ini terkesan lebih informatif sekaligus sebagai penyempurnaan kemasan lama. Semuanya diwujudkan dengan dengan penambahan tulisan SEMEN GRESIK di sisi depan, belakang dan atas bawah zak, juga terdapat penambahan penjelasan tentang  kualitas dan keunggulan semen OPC (tipe 1) dan PPC di sisi depan dan belakang serta tulisan 'Top Brand 2007'.

Direktur Utama, Dwi Soetjipto mengatakan, tujuan redesain kemasan  SG tersebut, untuk meningkatkan brandawareness terhadap produk, diantaranya memberikan kemudahaan informasi tentang jenis semen yang diproduksi SG, keunggulan dan penggunaannya secara benar.

Semen OPC (tipe 1) ukuran 50 kg adalah semen yang sudah terbukti kekuatannya dan sangat ideal untuk membangun rumah, jembatan, jalan raya, landasan bandar udara, pembuatan beton pracetak dan industri beton lainnya, PPC ukuran 40 kg adalah semen yang digunakan untuk bangunan umum seperti rumah, jembatan, jalan raya, landasan bandar udara dan industri produk bangunan.

Bahkan, semen PPC juga baik digunakan untuk bangunan yang memerlukan panas hidrasi rendah serta ketahanan sulfat dan garam, seperti dermaga, bangunan irigasi, bendungan dan bangunan tepi pantai.

Untuk sementara, peredaran kemasan baru ini diluncurkan  di daerah pasar SG di Jawa Timur, secara bertahap akan diluncur ke seluruh pasar SG di Indonesia.
(bdh/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads