Â
Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama BNI Sigit Pramono saat ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat malam (25/1/2008).
Â
"2008 masih panjang, mudah-mudahan pasarnya semakin baik, kalau sekarang itu kan wait and see-lah masa kita nekat," jelasnya.
Â
Rencananya BNI menerbitkan obligasi ini bertujuan untuk membantu permodalannya dalam memberikan pembiayaan di bidang infrastruktur, dimana sektor ini diperkirakan akan tumbuh pesat di tahun 2008 berkenaan dengan realisasi proyek-proyek pemerintah.
Â
"Tapi untuk timing-nya kita tunggu kalau pasarnya sudah kondusif baru kita bisa terbitkan, kan pasar tidak bisa ditebak," ujarnya.
(dnl/qom)










































