IHSG Terjegal Bursa Global

IHSG Terjegal Bursa Global

- detikFinance
Senin, 28 Jan 2008 16:11 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lagi-lagi anjlok terjegal labilnya pasar finansial global. Saham-saham blue chip terjun dengan cepat.

Fluktuasi pasar saham masih diliputi banyak ketidakpastian sentimen pasar global. Akibatnya investor banyak bermain trading dengan melakukan pembelian dan penjualan yang cepat.

Belum jitunya upaya menangani resesi AS dan tidak adanya sentimen positif dari kawasan regional dan dalam negeri membuat IHSG gampang nyemplung.     

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan saham Senin (28/1/2008) IHSG turun tajam 38,444 poin (1,47%) ke posisi 2.582,049.

Indeks LQ-45 turun 9,244 poin (1,64%) ke level 553,585 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 5,157 poin (1,09%) menjadi 467,747.

IHSG mengikuti bursa regional yang turun seperti Hang Seng turun 4,25%, Kosdaq turun 2,95%, Seoul turun 3,85%, Nikkei turun 3,97%, Shanghai turun 7,19%, STI Singapura turun 3,91% dan Taiwan turun 3,28%.

Perdagangan hari ini mencatat transaksi sebanyak 60.263 kali, dengan volume 3,862 miliar unit saham, senilai Rp 7,460 triliun. Sebanyak 31 saham naik, 168 saham turun dan 31 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Timah (TINS) turun Rp 1.000 menjadi Rp 26.900, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 550 menjadi Rp 7.850, Astra Internasional (ASII) turun Rp 500 menjadi Rp 26.200, United Tractors (UNTR) turun Rp 350 menjadi Rp 12.700, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 400 menjadi Rp 13.400 dan Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 225 menjadi Rp 3.175.

Sedangkan saham-saham yang maih mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain, Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp 2.550 menjadi Rp 27.800, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 550 menjadi Rp 6.500 dan saham Triwira Insanlestari dengan kode TRIL yang baru listing hari ini naik 70% atau Rp 280 menjadi Rp 680. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads