Pada perdagangan Senin (28/1/2008), indeks Dow Jones akhirnya menguat 176,72 poin (1,45%) ke level 12.383,89. Nasdaq juga menguat 23,71 poin (1,02%) ke level 2.349,91.
Saham-saham di Wall Street kembali menguat karena ekspektasi penurunan suku bunga lagi oleh Bank Sentral AS yang kemungkinan akan diputuskan dalam rapat 29-30 Januari. Ekspektasi itu semakin membuncah karena laporan terbaru menunjukkan penurunan kembali penjualan perumaha AS.
Data menunjukkan adanya penurunan penjualan rumah AS dalam jumlah yang lebih besar dari perkiraan investor untuk Desember 2007. Data itu sekaligus menambah keyakinan bahwa krisis sektor perumahan AS belum usah sehingga negara adikuasa itu belum bisa keluar dari tepi resesi.
"Laporan tentang lemahnya penjualan rumah meningkatkan ekspektasi bhawa The Fed akan menurunkan suku bunga 50 basis poin lagi pada pekan ini," ujar Al Goldman, chief stretegist AG Edwards seperti dikutip dari AFP, Selasa (29/1/2008).
Penguatan Wall Street itu juga menaikkan saham-saham di bursa regional pada hari ini. Indeks Nikkei-225 langsung menguat hingga 2,63%, indeks KOSPI naik 2,2%.
Menghijaunya kembali bursa-bursa regional diharapkan mampu mendorong kembali penguatan IHSG di BEI, setelah pada perdagangan kemarin terkapar karena sentimen regional.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Optima Securities:
Indeks melemah 1.4% ke level 2.582 karena bursa regional masih belum mampu rebound dimana bursa China tertekan sampai 7%. Investor menjauhi pasar sebagai antisipasi bila terjadi penurunan lebih lanjut indeks Dow terkait rilisnya data perumahan. Indeks diperkirakan masih melemah terlihat secara tehnikal belum ada konfirmasi penguatan dan bakal bergerak di level 2.540-2.590 dengan saham pilihan: BUMI, PTBA, ENRG, UNSP dan AALI.
Bhakti Securities:
Pasar merespon koreksi bursa regional dengan melemah terbatas 1,5% menjadi 2,582 tertolong oleh masih menguatnya laju pergerakan sejumlah saham-saham batubara. Indeks membentuk pola harami yang mengindikasikan indeks membentuk pola konsolidasi dengan pemicu arah berasal dari bursa regional. Kisaran indeks harian 2,530-2607.
(qom/qom)











































