META juga akan mengakuisisi perusahaan supporting infrastructure. Namun, META belum dapat memberikan informasi mengenai rencana tersebut.
"Saat ini rencana tersebut masih dalam penjajakan," ujar Presiden Direktur PT Nusantara Infrastructure Tbk, M. Ramdani Basri, dalam paparan publik di gedung BEI, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Selasa (29/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penyelesaian JTSE pertengahan tahun ini, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pendapatan sebesar 30-40%," ujar Ramdani.
Ramdani menjelaskan, bahwa target pertumbuhan pendapatan META tanpa proyek JTSE adalah pada kisaran 20%.
"JTSE, dengan tarif yang diusulkan sebesar Rp 6.000, akan memberikan kontribusi sebesar Rp 200-250 juta per hari, sehingga akan mendongkrak pendapatan perseroan di 2008," jelas Direktur Keuangan META, Eko Rachmansyah.
Total investasi META di JTSE sebesar Rp 535 miliar. Namun saat ini META masih membutuhkan dana sekitar Rp 200 miliar untuk penyelesaian JTSE.
"Sindikasi pinjaman telah diperoleh dari Bank Mega sekitar Rp 140 miliar, dan sisanya akan menggunakan kas internal," ujar Eko.
Sementara pada tahun 2007, META membukukan laba bersih sebesar Rp 20 miliar atau tumbuh 179% dari tahun 2006 yang sebesar Rp 7,5 miliar. Sedangkan pendapatan META pada 2007 sebesar Rp 160 miliar.
"Pertumbuhan laba yang signifikan didorong oleh penyesuaian tarif tol pada September
2007 lalu, terutama ruas tol BSD," ujar Eko.
(dro/ir)











































