Demikian disampaikan Komisaris MAIN, Tan Lai Kai, dalam paparan publik di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Rabu (30/1/2008).
Obligasi seri I tahun 2008 ini memperoleh peringkat idA+ dari lembaga pemeringkat Pefindo. Bertindak sebagai penjamin pelaksana obligasi adalah PT CIMB-GK Securities Indonesia dan wali amanat adalah Bank Permata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dana perolehan adalah untuk mendukung pertumbuhan modal kerja sebesar 18%, atau senilai dengan Rp 55 miliar, pembangunan pabrik pakan di kawasan Cikande, Serang Banten sebesar 34%, atau setara dengan Rp 100 miliar, serta akuisisi perusahaan terafiliasi, PT Leong Ayamsatu Primadona sebesar 48% atau setara dengan Rp 145 miliar," jelas Tan.
Rencana akuisisi PT Leong Ayamsatu Primadona, yang beroperasi untuk wilayah Jawa Tengah, dilakukan untuk memperluas pangsa pasar MAIN di wilayah Jawa Tengah.
"Leong telah memberikan kontribusi pada kita sebesar 20-30%. Dengan akuisisi ini kita harap bisa lebih dikembangkan. Proses akuisisi, diharapkan selesai pada April 2008," ujar Tan.
Sementara masa penawaran dilakukan pada 30 Januari hingga 13 Februari 2008. Pernyataan efektif dari Bappepam-LK akan diperoleh pada akhir Februari 2008. "Pencatatan di BEI diharapkan dilakukan pada 10 Maret 2008," ujar Tan.
Pada tahun 2007, MAIN memperkirakan angka revenue sebesar Rp 1 triliun, dan laba bersih sebesar Rp 32 miliar. Angka tersebut diperoleh dari penjualan pakan ternak sebesar 70%, sedangkan sisanya dari penjualan ayam ras pedaging.
"Untuk 2008, kita menargetkan revenue Rp 1,4 triliun dan laba bersih Rp 60 miliar," ungkap Tan.
(dro/ir)











































