Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (1/2/2008) akan tergantung dari arah inflasi. Jika inflasi Januari 2008 tidak terlalu melonjak, pasar saham diprediksi masih akan positif.
Inflasi pada bulan Desember tahun 2007 sebesar 1,1% dan tahunan sebesar 6,59%. Inflasi Januari diprediksi tidak akan jauh berbeda dari bulan Desember.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan saham Kamis (31/1/2008), IHSG naik 16,892 poin (0,65%) ke posisi 2.627,251.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Panin Sekuritas
Hari ini kami perkirakan IHSG masih akan cenderung bergerak fluktuatif seperti yang telah terjadi sejak awal pekan. Pelaku pasar diperkirakan mulai mengantisipasi angka inflasi yang akan diumumkan BPS. BI sendiri mengisyaratkan akan mempertahankan BI Rate jika angka inflasi lebih tinggi dibandingkan ekspektasi. Secara teknikal, beberapa indikator teknikal menunjukkan belum ada sinyal untuk rally lebih lanjut. Kisaran support-resistance 2.582-2.664.
Optima Securites
Indeks masih menguat tipis 16 poin ke level 2.627 ditengah bursa Asia yang cenderung melemah walaupun The Fed telah menurunkan fed fund rate 50 bps ke level 3%. Bursa dunia umumnya masih menunggu konfirmasi data ekonomi lain seperti data pengangguran dan pengeluaran konsumen yang bisa mengambarkan prospek ekonomi AS kedepan selain keputusan The Fed yang sudah terdiskon di pasar.
Indeks masih agak berat untuk rebound kencang mengingat pengaruh bursa regional saat ini cukup besar sehingga membuat investor kurang agresif dibandingkan awal tahun. Indeks hingga saat ini masih belum mampu menembus titik psikologis 2.650 namun secara tehnikal berpeluang untuk keluar dari zona oversold-nya. Indeks hari ini diperkirakan bergerak dikisaran 2.590-2.660 dengan saham pilihan BBRI, ASII, INDF, LSIP, dan BMRI. (ir/ir)











































