Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Senin (4/2/2008), rupiah melemah 10 poin ke posisi 9.212 per dolar AS.
Rupiah mengalami koreksi mengikuti sebagian mata uang Asia yang melemah tipis terhadap dolar AS seperti dolar Hongkong melemah 0,08%, rupee India melemah 0,57%, yen Jepang melemah 0,36%, peso Filipina melemah 1,22%, dolar Singapura melemah 0,08% dan bath Thailand melemah 0,16%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu dikarenakan fundamental perekonomian Indonesia masih sangat baik, yang tercermin dari Neraca Pembayaran yang masih surplus.
Tahun ini BI memperkirakan nilai tukar akan berada di kisaran 9.000-9.300 per dolar AS.
"Kondisi fundamental yang kondusif tercermin pada perkiaraan Neraca Pembayaran Indonesia yang masih surplus meski surplus tidak sebesar sebelumnya, cadangan devisa yang memadai dan imbal hasil rupiah yang menarik," papar Burhanuddin dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/2/2008). (ir/qom)











































