bisa mencapai 70% dari target pendapatan.
Demikian disampaikan Corporate Secretary ELTY, Nuzirman Nurdin, saat dihubungi detikFinance, Senin (4/2/2008).
"Kontribusi Rasuna Epicentrum sekitar 70% dari total target revenue tahun ini," ungkap Nuzirman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana perolehan pre-selling dari proyek Rasuna Epicentrum diharapkan mampu mengkontribusikan 70% dari target pendapatan atau sekitar Rp 770 miliar.
"Misalnya, dari 2 menara apartemen The Wave, yang merupakan bagian dari proyek Rasuna, baru dua hari launching sudah terjual 503 unit, atau sekitar 30%. Hingga akhir 2008 kita optimis pre-selling-nya mampu mencapai 75%," ujar Nuzirman.
Rasuna Epicentrum hingga 2014 membutuhkan investasi sebesar Rp 8 triliun yang akan diperoleh secara bertahap. Untuk tahun 2008 investasi di proyek Rasuna sekitar Rp 1,5-2 triliun.
"Sistem perolehan dana kita, kira-kira begini, internal equity sepertiga, pre-selling sepertiga dan loan sepertiga," ungkap Nuzirman.
Pre-selling diharapkan mampu menyumbang Rp 770 miliar, sedangkan dari obligasi yang diterbitkan beberapa waktu yang lalu diperoleh Rp 500 miliar. Dengan demikian dari equity internal kira-kira dibutuhkan sekitar Rp 230-730 miliar.
"Ada opsi lainnya, yaitu pinjaman bank. Sudah ada sindikasi dari 5 bank, tapi belum bisa kita sebutkan nama-namanya," ujar Nuzirman.
Sementara untuk internal equity, ELTY saat ini sedang menunggu RUPS yang akan dilakukan bulan Maret mendatang untuk membahas rencana akuisisi 30% saham ELTY oleh Limitless, anak usaha Dubai World.
"Nilai akuisisinya up to Rp 2 triliun. Dana tersebut sebagian untuk pengembangan proyek Rasuna," ungkap Nuzirman.
(dro/ir)











































