"Permintaan bijih nikel tahun ini berpotensi turun signifikan, terutama terkait kemungkinan turunnya permintaan dari China akibat rendahnya harga bijih nikel tahun ini," ujar Direktur Utama ANTM, Dedi Aditya Sumanagara, di Graha Niaga, Jl. Jend Sudirman, Jakarta, Selasa (5/2/2008).
Pada tahun 2007, ekspor bijih nikel ANTM sebesar 6,9 juta weight metrik ton (wmt). Komposisinya ke China sebesar 3,58 juta wmt, Jepang 2,02 wmt dan Eropa 1,3 wmt.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, permintaan bijih nikel dari China diperkirakan mengalami penurunan. Namun, ANTM belum bisa memprediksikan jumlah penurunannya.
"Memang ada indikasi permintaan dari China akan menurun, sebagai dampak rendahnya harga saat ini. Kita belum bisa memperkirakan jumlah penurunannya, tapi cukup signifikan," ujar Corporate Secretary ANTM, Bimo, saat dihubungi detikFinance, Selasa (5/2/2008). (dro/ir)











































