"Ada satu atau dua anak usaha lagi yang menyusul tahun ini," kata Direktur Keuangan Pertamina Ferederick ST. Siahaan disela-sela acara listing Elnusa di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/2/2008).
Sementara Dirut Pertamina Ari Soemarno mengatakan, Pertamina sudah membentuk tim restrukturisasi perusahaan yang akan menentukan anak usah amana yang layak dilepas ke publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti tim itu yang akan mengkaji mana yang bagus untuk dilepas tapi kita tunggu hasil kajiannya," katanya.
Kriteria anak usaha Pertamina yang akan di IPO-kan adalah yang memiliki laba 3 tahun berturut-turut. Dari kriteria itu ada 12 anak usaha yang memenuhi syarat salah satunya Tugu Pratama, Patra Niaga.
Pembuktian Pertamina
Dirut BEI Erry Firmansyah mengatakan dengan go public Elnusa akhirnya Pertamina bisa membuktikan dirinya bisa terbuka.
"Selama ini kan Pertamina kan memiliki image sebagai perusahaan yang kalau boleh dibilang kurang baik dan tidak terbuka," kata Erry.
Erry berharap dengan masuknya Elnusa di BEI dapat menjadi contoh bagi BUMN lainnya untuk menjadi perusahaan go public atau terbuka sehingga bisa mewujudkan good corporate governance (GCG).
Sedangkan Ari mengatakan listing Elnusa ini merupakan langkah awal bagi Pertamina untuk dapat menjadi transparan dan terbuka dalam menerapkan GCG.
(ir/qom)











































