Indeks Dow Jones turun 64,87 poin (0,53%) ke posisi 12.182,13, indeks Standard & Poor's 500 turun 5,62 poin (0,42%) menjadi 1.331.29. Namun indeks komposit Nasdaq berhasil memperoleh gain atau naik 11,82 points (0,52%) menjadi 2.304.85
Seperti dikutip AFP,Β analis dari AG Edwards, Al Goldman mengatakan pasar masih diayun oleh ketidakpastian dalam ekonomi outlooknya. Tidak ada sentimen yang mampu mengangkat bursa, dan investor masih menghitung-hitung dampak dari paket kebijakan Bush.
"Pasar saham terus mengalami kebingungan, ketika pasar naik dan terus tanpa alasan jelas membuat frustrasi kalangan investor dan pialang," ujarnya.
Untuk mengatasi volatilitas seperti ini, pasar harus mengenali adanya upaya dari pemerintah untuk mengurangi kemungkinan perlambatan ekonomi dan penurunan laba perusahaan di AS tahun ini.
Menurut John Wilson, equity strategist dari Morgan Keegan, mengatakan pasar terus khawatir mengenai perlambatan ekonomi apakah dampaknya akan dalam atau tidak.
Namun optimisme mengenai paket stimulus fiskal itu tetap ada. Paket pengurangan pajak itu akan mencoba meringankan ekonomi AS yang terkena guncangan hebat akibat krisis kredit perumahan berisiko tinggi atau subprime mortgage.
"Paket itu akan meningkatkan consumer spending dan investasi bisnis, tetapi memang tidak akan menyelesaikan masalah perumahan," ujar Peter Kretzmer, senior economist dari Bank of America.
(ddn/ddn)











































