XL Sempat Ditegur BRTI Soal Tarif SMS

XL Sempat Ditegur BRTI Soal Tarif SMS

- detikFinance
Sabtu, 09 Feb 2008 15:06 WIB
Jakarta - PT Exelcomindo Tbk (XL) mengaku sempat ditegur oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) soal kerja sama dengan 4 operator telepon lain mengenai penjagaan jaringan masing-masing operator.

Hal tersebut disampaikan Dirut XL Hasnul Suhaimi usai diskusi "Polemik" di sebuah rumah makan di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (9/2/2008).

Menurut Hasnul, pihaknya sudah diundang KPPU untuk menjelaskan kenapa ada perjanjian kerja sama antar operator yang didalamnya memuat angka, kenapa itu seolah-olah menjadi pengaturan tarif.

XL, lanjut Hasnul, pada tahun 2003 dan 2005 menandatangani kerja sama dengan 4 operator lain. "Kalau operator itu mau sambung ke XL silahkan tapi tolong saling jaga jangan sampai rusak karena nanti takutnya kalau SMS murah orang kirim seenaknya dan mengganggu jaringan kita, traffic menjadi tinggi, padahal kapasitas jaringan kita terbatas," ujarnya.

Oleh karena itu operator kemudian membuat aturan teknis agar tidak mengganggu jaringan. "Caranya jangan memberikan harga terlalu murah, akhirnya ditulis Rp 250 tahun 2003 dan 2005 nah itu lah yang diduga KPPU kita diduga melakukan penetapan tarif atau kartel, kita ditegur oleh BRTI, dan 2007 kita baru sadar itu tidak boleh, karena itu sudah kita ubah kebijakan ini," uajarnya.

Menurut Hasnul, perjanjian dengan 4 operator itu adalah murni untuk menjaga jaringan. "Tapi ternyata memang salah karena kita penyelesaiannya melalui penetapan harga," ujarnya.

Hasnul meminta KPPU untuk bertindak adil dalam tudingan kartel dalam SMS ini. KPPU sendiri berencana mengeluarkan keputusan pada akhir Februari ini.

"Kita lihat kalau mereka gak adil kita akan bawa ke pengadilan untuk banding, kalau adil kita terima tapi saya percaya KPPU bisa bijak dalam melindungi bisnis dan masyarakat, pada saat itu kan kita mau jaga jaringan tapi dibawa ke domain harga memang itu kesalahan kita, itu melanggar aturan. dan begitu tahu, kita sadar dan kita ubah," ujarnya.

Sekarang bagaimana kiat XL dan operator lain menjaga jaringan itu? "Ya kita ingatkan operator lain jangan berlebihan sekarang sudah bebas kok," ujar Hasnul.
(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads