IHSG Digelayuti Sentimen Regional

IHSG Digelayuti Sentimen Regional

- detikFinance
Senin, 11 Feb 2008 08:55 WIB
Jakarta - Kondisi bursa saham global dan regional yang belum juga membaik masih menjadi faktor pengganjal penguatan IHSG. Investor masih ragu-ragu untuk mengkoleksi saham meski potensi penguatan sebenarnya sudah ada.

Setelah libur panjang, investor pada perdagangan Senin (11/2/2008) siap untuk memburu saham kembali. Namun pelemahan kembali bursa-bursa regional membuat investor terus waspada.

Apalagi di akhir pekan lalu, Wall Street ditutup melemah karena keragu-raguan akan paket stimulus fiskal yang dinilai belum bisa sepenuhnya mengangkat AS dari resesi. Indeks Dow Jones ditutup melemah 64,87 poin (0,53%) ke level 12.182,13.

Indeks Dow Jones pada pekan lalu tercatat merosot hingga 4%, atau terburuk sejak pertengahan Maret 2003.

Sementara sebagian bursa regional seperti Tokyo dan Shanghai masih tutup. Sedangkan bursa saham Korsel dibuka langsung merosot. Indeks KOSPI pada awal pekan ini dibuka melemah 53,46 poin (3,2%) ke level 1.643,11.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Bhakti Securities:

Terkoreksi tajamnya indeks Dow Jones sebesar 370 poin yang kemudian diikuti oleh melemahnya bursa-bursa regional pada akhirnya menyeret indeks juga melemah sebesar 2,41% menjadi 2,639. Adanya perlawanan terhadap pola penurunan indeks pada perdagangan akhir pekan kemarin mengindikasikan indeks akan membentuk pola konsolidasi dan berpeluang bergerak mendatar dengan kisaran pergerakan antara 2.600-2.680.

Optima Securities:

Indeks akhir pekan lalu masih melemah tipis karena invetor profit taking dan lebih memilih tidak mengambil posisi terkait long holiday. Bursa asiapun juga libur karena merayakan hari raya Imlek dan mulai buka lagi pada hari ini.

Indeks Dow  masih belum bisa keluar dari tren bearishnya dimana pekan lalu melemah 64 poin ke level 12.182 karena belum ada data-data ekonomi yang menunjukan perbaikan. Sampai hari Selasa besok  belum ada data ekonomi penting yang dirilis sehingga kemungkinan Dow untuk menguat cukup terbuka. Sehingga investor bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk akumulasi sampai hari Rabu depan.

Pergerakan indeks diperkirakan masih melemah karena belum ada sentimen dari domestik yang bisa mengangkat indeks yang ada justru rencana pemerintah untuk melakukan pembatasan BBM yang bakal memicu laju inflasi. Pagi ini indeks Nikkei dibuka melemah 1.4%.  Indeks diperkirakan bergerak  terbatas dengan kisaran 2.600-2.655.
(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads