"Klien kita, Summarecon akan menerbitkan obligasi Rp 500 miliar. Mudah-mudahan di semester I ini," ujar Presdir PT Kresna Graha Sekurindo Tbk (KREN), Michael Steven, usai acara "Selebriti dan Investasi" di gedung BEI, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Selasa (12/2/2008).
Selain Summarecon, tahun ini akan ada empat klien Kresna Graha yang akan melakukan penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO).
"Juga tiga klien lain yang akan menerbitkan obligasi. Namun belum bisa kita publikasikan nama-nama perusahaan tersebut," ungkapnya.
Sementara di 2008, KREN menargetkan dana kelolaan reksa dana tumbuh 33% menjadi Rp 2 triliun, dengan mengandalkan peluncuran produk baru yang diharapkan mampu menjadi pemicu kenaikan tersebut.
"Pada tahun 2007 dana kelolaan reksa dana kita sekitar Rp 1,5 triliun, pada tahun ini kita kita targetkan mencapai Rp2 triliun," ungkap Steven.
Pertumbuhan tersebut, Steven melanjutkan, akan dipicu oleh peluncuran beberapa produk baru. Targetnya, tahun ini KREN akan menerbitkan 8 produk reksa dana.
"Tapi untuk tahap pertama, kita akan luncurkan empat produk hingga akhir semester I ini," papar Steven.
Saat ini jenis dana kelolaan KREN terdiri dari berbagai jenis, yaitu reksa dana konvensional dan khusus yang meliputi reksa dana campuran, reksa dana saham, reksa dana obligasi, reksa dana pasar uang dan reksa dana syariah.
"Namun yang paling diminati adalah reksa dana syariah," ujar Steven. (dro/qom)











































