Maka itu pengelola reksa dana di tahun ini akan fokus kepada perluasan basis konsumen. Selain melakukan penguatan edukasi bagi masyarakat mengenai produk-produk reksa dana guna memperluas basis investor reksa dana.
Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) Abi Prayadhi dalam diskusi di acara penghargaan reksa dana versi Majalah Investor, di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (12/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu kedua hal tadi, yaitu perluasan basis konsumen dan edukasi menjadi penting supaya ada perluasan basis investor yang kuat.
"Apalagi dengan rencana dikeluarkanya beberapa produk baru seperti ETF dan lainnya
yang harus di-introduce supaya ke depan industri reksa dana bukan hanya tumbuh pesat tapi juga menjadi sehat," tuturnya.
Edukasi produk menjadi penting karena untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat agar jangan sampai mereka tertipu karena ketidaktahuan mereka.
"Karena itu governance menjadi penting agar industri reksa dana di Indonesia menjadi sehat," katanya.
Pada kesempatan yang sama Direktur First State Investment Putut Andanawarih menyetujui kedua hal di atas.
Menurutnya kepatuhan dan ketaatan manajer investasi dalam menjalankan operasinya diperlukan agar perlindungan terhadap investor dapat dilakukan.
"Ke depan tantangan cukup berat dan pengembangan produk-produk reksa dana jangan berhenti sampai di sini saja tapi lebih ditingkatkan lagi," ujarnya.
(dnl/ir)











































