Demikian pernyataan Direktur Utama CNKO, Erry Indriyana, dalam keterbukaan informasi BEI, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Rabu (13/2/2008).
"Kesepakatan Contract for Refining Tin Ingots dengan STI selaku pembeli, telah ditandatangani tanggal 5 Februari lalu. Dengan kerjasama ini perseroan menargetkan peningkatan laba sebesar 10 kali lipat," ujar Erry.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini CNKO sedang menggarap pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di tiga lokasi, yaitu Pangkalan Bun, Rengat dan Tembilahan.
"PLTU di Pangkalan Bun ditargetkan operasi November 2008, sedangkan dua PLTU sisanya ditargetkan operasi September 2009," ujar Corporate Secretary CNKO, Jafar Chan.
Untuk lokasi Pangkalan Bun, saat ini sedang memasuki tahap Engineering, dengan dana yang sudah dikeluarkan sekitar Rp 184,6 miliar. Estimasi dana yang masih akan dikeluarkan hingga proyek ini selesai sekitar Rp 6,5 miliar.
Pembangunan PLTU di Rengat saat ini sudah menghabiskan biaya Rp 123,5 miliar, dengan perkiraan biaya yang masih akan dikeluarkan sebesar Rp 62,4 miliar.
Sementara di Tembilahan, total biaya yang sudah dikeluarkan sekitar Rp 81,9 miliar, dengan estimasi biaya yang masih akan dikeluarkan sebesar Rp 111,8 miliar. (dro/ir)











































