"Kami tetap akan melaksanakan penawaran umum saham terbatas sesuai rencana dalam prospektus ring yang telah diterbitkan," kata Corporate Secretary AGIS, Poernomo Adjie, dalam keterbukaan informasi BEI, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Rabu (13/2/2008).
Rencananya dana hasil right issue akan dipergunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan modal kerja perseroan, meliputi pengembangan usaha perseroan, serta penyertaan pada anak perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya perseroan akan menerbitkan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) sebanyak 3,74 miliar lembar saham dengan harga Rp 200 per saham disertai penerbitan waran maksimal 625,66 juta lembar saham yang ditawarkan dengan harga sama.
Sementara dana hasil rights issue akan digunakan untuk penyertaan modal di PT Agis Electronic sebesar 26,64%, PT Agis Mitra Mandiri sebesar 42,62%, dan sisanya 30,74% akan digunakan untuk modal kerja perseroan dalam rangka mendukung impor barang anak perusahaan.
"Namun keputusan pastinya masih menunggu RUPSLB yang akan diadakan pada 27 Februari 2008," ujar Poernomo.
Mengenai akuisisi Akira Indonesia dan TT Indonesia, serta merger dengan Electronic Solution, Poernomo mengatakan tetap akan melaksanakan aksi korporasi tersebut.
"Belum ada perubahan dari rencana tersebut," ujar Poernomo.
Sementara mengenai sumber pembiayaan aksi korporasi tersebut, Poernomo mengatakan pembiayaannya tidak akan menggunakan dana hasil rights issue.
"Itu akan diusahakan melalui mekanisme serta sumber dana yang lain," ujar Poernomo. (dro/ir)











































