Secara total, proyek-proyek baru tersebut mencapai 73% dari target pendapatan di sektor jasa hulu migas di tahun 2008. Target pendapatan sektor ini mencapai Rp 1,4 triliun. Sementara dari keseluruhan bisnis Elnusa beserta anak-anak perusahaannya, ditargetkan mencapai Rp 2,2 triliun.
"Kami sangat optimis pencapaian 2008 dapat melampaui target yang telah ditetapkan tersebut. Kontrak-kontrak baru itu membuktikan fundamentarl bisnis yang baik dan kepercayaan dari konsumen yang terus meningkat," kata Direktur Utama Elnusa, Eteng A. Salam kepada wartawan di BEI, Jakarta, Kamis (14/2/2008).
Proyek baru perseroan terdiri dari pekerjaan seismic dari Pertamina EP senilai US$ 9 juta dan blok Talisman senilai US$ 3,6 juta. Perseroan juga mendapatkan proyek marine seismic bekerja sama dengan Wavefield Inseis pada Marathon Block, Pasang Kayu, Sulawesi, senilai US$ 3,9 juta.
Pekerjaan lainnya adalah snubbing well service dari Chevron (Lapangan Ataka) senilai US$ 2 juta, pekerjaan well testing di Jawa (wireline logging) senilai US$ 1,6 juta, pekerjaan wireline logging untuk Pilona senilai US$ 0,6 juta, dan pekerjaan wireline logging untuk PetroChina senilai US$ 1,9 juta serta pengadaan rig untuk Pertamina senilai US$ 1,6 juta. Seluruh proyek baru tersebut merupakan 'deal sold', dan segera digarap dalam waktu dekat.
(qom/ir)











































