Peran Pasar Modal Masih Minim

Peran Pasar Modal Masih Minim

- detikFinance
Kamis, 14 Feb 2008 14:05 WIB
Jakarta - Pemerintah meminta peran pasar modal dalam perekonomian Indonesia terus ditingkatkan. Pasar modal saat ini dinilai belum mencerminkan kondisi ekeonomi Indonesia sepenuhnya.

Demikian disampaikan Menkeu Sri Mulayni saat memberikan sambutan di acara Musyawarah Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) di Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/2/2008).

Menurut Menkeu, jumlah emiten yang tercatat di pasar modal sebanyak 382 emiten belum mencerminkan kondisi ekonomi Indonesia sepenuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada pendapatan per kapita sebesar US$ 2.500 tanpa dilengkapi aktivitas pasar modal, pasar uang dan perbankan yang begitu matang. Kita seharusnya bahu membahu meningkatkan pilar ekonomi ini. Pasar modal merupakan salah satu pilar ekonomi yang harus ditingkatkan," tutur Menkeu.

Menkeu meminta semua pihak untuk saling bahu membahu meningkatkan pasar modal Indonesia. Pemerintah sendiri lanjut Menkeu, sudah mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang menarik bagi perusahaan seperti pemotongan pajak 5% untuk saham beredar yang jumlahnya di atas 40%.

"Kebijakan ini dengan nafas supaya benefitnya tidak hanya dinikmati oleh korporasinya saja, tetapi juga oleh seluruh stake holder sesuai dengan tema kali ini yakni mengembangkan ekonomi kerakyatan. Maka ini juga merupakan refleksi dari pemerataan dari kesejahteraan bagi seluruh pelaku ekonomi," papar Menkeu.

Menurut Menkeu pada tahun 2007 dari hasil IPO, rights issue dan penerbitan obligasi korporasi nilanya mencapai Rp 78 triliun. Kalau ditambah dengan penerbitan SUN mencapai Rp 165 triliun.

(ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads