Demikian disampaikan Direktur Pencatatan BEI, Eddy Sugito, disela-sela acara Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), di Hotel Grand Hyatt, Jl MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/2/2008).
"Harusnya sekarang sudah IPO, tapi ditunda. Truba Alam harus membuktikan dulu bahwa dia bisa independen, baru Truba Jaya bisa IPO," Ujar Eddy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari hasil evaluasi kita, memang 75% pendapatan Truba Alam berasal dari Truba Jaya. Oleh karena itu masih menunggu laporan keuangan Truba Alam. Truba Alam harus bisa membuktikan bahwa kinerjanya lebih independen. Bisa laporan keuangan kuartal empat atau tiga 2007," kata Eddy.
Mekanisme BEI melarang adanya satu emiten yang sudah tercatat di bursa mempunyai kaitan erat dengan calon emiten lain yang akan listing di bursa.
"Kalau Truba Alam punya sumber pendapatan yg tidak tergantung pada Truba Jaya, maka bisa kita lihat lagi kelayakannya. Kan dia punya beberapa bisnis seperti power plant," ujar Eddy. (dro/ir)











































