"Tahun ini kita melakukan ekspansi lahan baru kurang lebih 200.000 hektar," kata Investor Relation AALI, Tjahjo Dwi, disela-sela acara Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia, Grand Hyatt, Jl MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/2/2008).
Pada tahun 2007 total luas lahan AALI yang telah ditanami seluas 235.000 Ha.
"Sisa ekspansi lahan di 2007 yang belum ditanami ada sekitar 70-90 ribu Ha. Rencananya, akan mulai ditanami secara bertahap di 2008 dan 2009. Sumber pembiayaannya akan menggunakan kas internal perseroan," ujar Tjahjo.
Jika ditambah ekspansi lahan di 2008, maka total lahan milik perseroan pada tahun ini mencapai 500 ribu Ha. Namun, saat ini AALI belum dapat menginformasikan lokasi lahan baru tersebut.
"Penambahan lahannya tersebar di sejumlah wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan wilayah lainnya.tersebar di sejumlah wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan wilayah lainnya," kata Tjahjo.
Dalam ekspansi lahan tersebut, AALI akan menerapkan dua mekanisme, yaitu mengakusisi lahan yang sudah ada dan membuka lahan kosong.
Dengan penambahan lahan tersebut, AALI menargetkan mampu meningkatkan produksi CPO menjadi 990.000 ton di 2008 atau naik 8% dibandingkan pada 2007.
Sementara di 2008, AALI menganggarkan belanja modal sebesar Rp 1,5 triliun, tumbuh 87,5% bila dibandingkan tahun 2007 yang sebesar Rp 800 miliar.
"Dari dana tersebut, sekitar 20-25% akan digunakan untuk ekspansi lahan baru, dan sisanya untuk kegiatan produksi, perawatan, serta saran infrastruktur seperti jalan dan perumahan bagi karyawan," papar Tjahjo.
(dro/qom)











































