Sementara sentimen negatif berasal dari Wall Street yang kembali melemah setelah Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke menyatakan bahwa ia melihat sebuah periode pertumbuhan ekonomi yang melemah, setelah sebelumnya perekonomian AS mencapai momentumnya.
Bernanke mengharapkan pertumbuhan ekonomi bisa berbalik karena suku bunga sudah diturunkan dan juga adanya stimulus fiskal. Ia juga memberi sinyal akan adanya kembali penurunan suku bunga.
Pernyataan Bernanke itu akhirnya mengakhiri penguatan indeks Dow Jones yang sudah berlangsung dalam tiga hari. Indeks Dow Jones ditutup melemah hingga 175,26 poin (1,4%) ke level 12.376,98. Nasdaq juga melemah 41,39 poin (1,74%) ke level 2.332,54.
Demikian pula bursa saham Tokyo pada perdagangan Jumat (15/2/2008) dibuka langsung melemah. Indeks Nikkei-225 dibuka langsung melemah 117,92 poin (0,87%) ke level 13.508,53.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
Pasar regional asia bergerak menguat menyusul sentimen positif dari data makroekonomi AS yang diluar perkiraan. Naiknya rating utang Indonesia menjadi berita bagus tambahan yang mendorong IHSG. Secara teknikal, masih terdapat ruang bagi ISHG untuk bergerak naik, meski demikian kami merekomendasikan agar pemodal berhati-hati mengingat pergerakan indeks banyak dipengaruhi sentiment sesaat. Kisaran support-resistance 2.641-2.724.
Optima Securities:
Indeks akhirnya menemukan momentum seperti yang diperkirakan sebelumnya menguat tajam 53 poin menembus level 2.650 ke posisi 2.664 dipicu oleh upgrade dari Fitch yang menaikkan peringkat pemerintah dari 'BB-' menjadi 'BB'. Menguatnya bursa regional dan adanya dukungan Menneg BUMN terhadap ANTM yang diprioritaskan membeli 9.36% saham Freeport membuat transaksi bursa melonjak mencapai Rp 6.8T dari sebelumnya rata-rata Rp 4 T selama 3 hari ini.
Adanya penurunan BBM industri mulai 1,1-2,6% turut memberikan sentimen positif ke bursa. Rencana rilis data GDP pada siang ini bakal menjadi fokus investor dimana diperkirakan bisa mencapai 6,3%.
Sementara itu pidato Ben Bernanke dan data neraca perdagangan akan mempengaruhi Dow Jones apakah masih bisa terus rally. Indeks diperkirakan bergerak dikisaran 2.660-2.690 dengan saham pilihan: ANTM, BUMI, SMGR, AALI dan ASII. Â
(qom/qom)











































