IHSG Kembali Dibayangi Mendung

IHSG Kembali Dibayangi Mendung

- detikFinance
Rabu, 20 Feb 2008 07:57 WIB
Jakarta - Setelah menembus level 2.700 lagi pada perdagangan kemarin, IHSG berpotensi melemah lagi. Pelemahan Wall Street dan juga bursa-bursa regional menjadi sentimen negatif yang membayangi pasar.

Pada perdagangan Selasa (19/2/2008), saham-saham Wall Street akhirnya ditutup melemah meski sempat semarak di awal-awal perdagangan.

Indeks Dow Jones ditutup melemah 11,48 poin (0,09%) ke level 12.336,73. Indeks Dow Jones sempat menguat hingga 150 poin. Sementara indeks Nasdaq juga turun 1,4 poin (0,10%) ke level 1.348,59.

Wall Street dibuka dengan penuh semangat setelah libur tiga hari. Namun setelah harga minyak menembus US$ 100,10 --- sebuah rekor tertinggi lagi---, bursa saham pun berbalik arah dengan cepat dan ditutup melemah.

Pelemahan itu menular ke bursa-bursa regional. Pada perdagangan Rabu (20/2/2008), bursa saham Tokyo dibuka langsung melemah. Indeks Nikkei-225 dibuka turun 28,16 poin (0,2%) ke level 13.729,75.

Faktor negatif dari bursa-bursa utama itu akan menghentikan sejenak langkah penguatan IHSG. Investor akan kembali melepas saham-saham ditengah kondisi perekonomian yang semakin tidak pasti akibat lonjakan harga minyak.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Optima Securities:

Indeks menguat 27 poin ke level 2.711 di dorong sektor perkebunan dan keuangan walaupun nilai transaksi masih belum normal. Sektor keuangan (perbankan) mulai terasa pengaruhnya sebagai antisipasi keluarnya laporan keuangan 2007. Disamping harga komoditas yang rebound,  bursa regionalpun turut memberikan sentimen positif ke bursa.

Masih sepinya rilis data ekonomi yang penting di AS sampai Rabu nanti malam yaitu Core CPI, akan membawa IHSG mendekati level 2.750. Hari ini indeks diperkirakan bergerak positif dikisaran 2.700-2.730 dengan saham pilihan: AALI, BBRI, UNTR, BBCA dan  LSIP.

Panin Sekuritas:

Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Naiknya harga crude oil yang menembus level psikilogis USD100/barel, akan membawa sentimen negatif bagi pasar global. Meski demikian, disinyalir investor mulai mengantisipasi keluarnya data kinerja 2007. Terlihat sektor perbankan bergerak menguat dalam perdagangan kemarin. Secara teknikal, ruang bagi IHSG untuk naik sudah semakin sempit, beberapa sudah menunjukkan kondisi overbought. Kisaran support-resistance 2.685-2.726.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads