Dolar AS Kembali Rontok

Dolar AS Kembali Rontok

- detikFinance
Rabu, 20 Feb 2008 08:41 WIB
Jakarta - Dolar AS kembali melemah terhadap mayoritas mata uang dunia, menyusul meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga AS, sebagaimana disinyalkan oleh Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke.

Pada perdagangan kemarin di New York, euro menguat ke level 1,4725 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,4657 dolar. Dolar juga melemah atas yen ke posisi 107,76 yen, dari posisi sebelumnya di 108,23 yen.

Para pialang memiliki ekspektasi The Fed akan kembali mengumumkan penurunan suku bunga kuncinya yang saat ini 3% dalam pertemuan 18 Maret mendatang. Keputusan itu kemungkinan akan diambil lagi oleh The Fed untuk membangkitkan kembali perekonomian AS.

Ekspektasi itu pula yang terus mendorong penguatan nilai tukar rupiah. Jarak yang lebar antara BI Rate dan Fed Fund Rate membuat rupiah kini lebih menarik.

Pada perdagangan Rabu (20/2/2008), rupiah dibuka stabil pada level 9.162/9.167 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.160 per dolar AS.

Namun stabilitas rupiah itu akan dibayangi oleh lonjakan harga minyak mentah dunia, yang bisa memicu perminta (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads