Laba XL 2007 Tergerus Pajak dan Rugi Kurs

Laba XL 2007 Tergerus Pajak dan Rugi Kurs

- detikFinance
Rabu, 20 Feb 2008 13:40 WIB
Jakarta - Laba bersih PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) tahun 2007 mengalami penurunan menjadi Rp 251 miliar dibanding tahun 2006 yang sebesar Rp 336 miliar.

Terpangkasnya laba ini terutama disebabkan karena pencatatan withholding taxes (Pajak Pajak Yang Masih Harus Disetorkan) atas bunga obligasi US Dollar sebesar Rp 368 miliar untuk periode 2004-2007 dan rugi kurs sebesar Rp 204 miliar.

"Seandainya XL tidak mencatat withholding taxes dan rugi kurs tersebut, maka laba bersih XL pada tahun 2007 akan mencapai Rp 721 miliar, atau naik 115% dari laba bersih yang disesuaikan untuk tahun 2006 yang berjumlah Rp 336 miliar," bunyi siaran pers XL yang diterima detikFinance, Rabu (20/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

XL berhasil membukukan kinerja yang bahkan melampaui ekspektasi di tahun 2007, dengan mencatat kenaikan gross revenue net of discount sebesar 38% menjadi Rp 8 triliun dan kenaikan EBITDA sebesar 37% menjadi Rp 3,5 triliun di tengah kompetisi yang semakin ketat. Sementara pendapatan XL tahun 2006 sebesar 4,681 triliun.

XL mengaku pencapaian ini berhasil diraih melalui sejumlah strategi yang diterapkan di sepanjang tahun 2007. Di tahun 2007, XL mengubah strategi distribusi dari sistem distribusi langsung (direct method) menjadi hybrid method.

Selain itu, XL juga melakukan perubahan terhadap produk yang dipasarkan menjadi lebih sederhana dan terjangkau, serta secara lebih mudah dan konsisten mengkomunikasikan hal ini kepada masyarakat.

Produk baru XL yang menawarkan tarif transparan dan lebih terjangkau mendapatkan sambutan positif dari pasar. Terbukti dari peningkatan jumlah pelanggan XL sebesar 62% hingga menjadi 15,5 juta pelanggan dan kenaikan Minute of Usage naik menjadi 2,4 kali hingga mencapai 6,8 miliar menit.

EBITDA (Earning Before Interest, Tax, Depreciation & Amortization) 2007 juga naik sebesar 37% menjadi Rp 3,5 triliun dan EBITDA margin naik 3% menjadi 42% sebagai hasil dari fokus perusahaan dalam mengelola biaya secara terencana dan efisien. EBIT (Earning Before Interest and Tax) XL juga naik 71% menjadi Rp 1,8 triliun.

Sementara itu, dalam upayanya untuk meningkatkan kualitas jaringan, pada tahun 2007 XL telah membelanjakan Rp 7,1 triliun dari capex (capital expenditure) untuk perluasan jangkauan dan peningkatan kapasitas, dengan membangun 3.897 BTS (termasuk 394 Node B).

Sehingga di akhir tahun 2007, jumlah BTS XL adalah 11.157 BTS (2G/3G) dan telah berhasil menjangkau lebih dari 90% populasi di Indonesia.

(ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads