Salah Input Transaksi, JP Morgan Berharap Tak Kena Suspensi

Salah Input Transaksi, JP Morgan Berharap Tak Kena Suspensi

- detikFinance
Rabu, 20 Feb 2008 15:11 WIB
Jakarta - Terkait terjadinya kesalahan input data transaksi di pasar negosiasi bursa efek pekan lalu, pihak JP Morgan hingga saat ini masih menunggu keputusan dari BEI.

"Kita sudah melakukan klarifikasi dengan BEI beberapa hari yang lalu. Saat ini kita masih menunggu keputusan dari BEI mengenai kesalahan input tersebut," ujar Direktur Utama JP Morgan Indonesia, Gita Wiryawan, saat dihubungi detikFinance, Rabu, (20/2/2008).

Beberapa waktu yang lalu, pihak BEI menyatakan akan memberikan sanksi pada JP Morgan dalam jangka waktu satu atau dua hari. Sanksinya bisa berupa peringatan hingga suspensi transaksi selama 1 atau 2 sesi perdagangan.

"Kita belum dapat memperkirakan kerugian seandainya BEI memberikan sanksi berupa suspensi. Kita juga tidak berharap disuspensi," ujar Gita.

JP Morgan pada pukul 15.11.57 JATS, Jumat (15/2/2008) melakukan kesalahan pada transaksi di pasar negosiasi dengan cara tutup sendiri (bukan reguler). Broker berkode BK itu telah keliru memasukkan harga saham BNBR, dari yang seharusnya Rp 362 menjadi Rp. 3.620.287.

Kekeliruan input harga saham BNBR oleh JP Morgan Securities Indonesia tersebut menyebabkan total nilai transaksi melonjak tajam, yang diperoleh dari pengkalian 10 juta lembar (20.000 lot) saham BNBR dengan harga Rp 3.620.287, atau sebesar Rp 36,202 triliun.

Padahal seharusnya adalah 10 juta lembar saham (20.000 lot) BNBR itu dengan harga Rp 362 atau sebesar Rp 3,6 miliar.

Akibat dari kesalahan tersebut terdapat selisih total nilai transaksi pada hari ini sebesar Rp 36,199 triliun. Nilai total transaksi yang sebenarnya pada Jumโ€™at 15 Februari 2008 adalah Rp 5,1 triliun.

(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads