Jakarta - Rencana penerbitan global bond PT Semen Gresik Tbk (SMGR) masih dalam pertimbangan kondisi pasar sekunder. Obligasi ini untuk mendanai pembangunan pabrik dan pembangkit listrik (power plant).
"Kita masih memantau pasar dulu, karena pasar masih buruk," ujar Direktur Utama JP Morgan Indonesia Securities, Gita Wiryawan, saat dihubungi
detikFinance, Rabu (20/2/2008).
JP Morgan adalah
lead underwriting dalam rencana penerbitan global bond SMGR, yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Nilainya berkisar antara US$ 300-500 juta, dengan tenor 5 sampai 10 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini masih dilakukan berbagai pertimbangan, terutama terhadap kondisi pasar saat ini. Saya kira kalau global bond SMGR diterbitkan dalam kondisi pasar yang buruk seperti ini kurang baik," ungkap Gita.
(dro/ir)