Awas! Wall Street Terjungkal Lagi

Awas! Wall Street Terjungkal Lagi

- detikFinance
Jumat, 22 Feb 2008 08:45 WIB
Jakarta - Investor di pasar saham harus kembali waspada menyusul merosotnya kembali bursa-bursa saham di Wall Street. Pelemahan itu telah mengular ke bursa regional.

Pada perdagangan Kamis (21/2/2008), Wall Street kembali lesu menyusul keluarnya laporan terbaru yang menunjukkan bahwa aktivitas manufaktor regional semakin melemah.

Indeks Dow Jones akhirnya ditutup merosot hingga 142,96 poin (1,15%) ke level 12.284,30. Nasdaq juga ditutup merosot 27,32 poin (1,17%) ke level 2.299,78.

Para pialang menilai, data ekonomi AS yang terbaru telah menghempaskan optimisme pasar.

"Perekonomian AS sekarang pada tahap awal dari resesi jangka pendek," ujar ekonom dari Global Insight seperti dikutip dari AFP, Jumat (22/2/2008).

Bursa-bursa regional langsung ikut melemah. Indeks Nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo dibuka langsung merosot hingga 158,09 poin (1,15%) ke level 13.530,19.

Pelemahan itu akan menjadi batu sandungan bagi penguatan IHSG. Pada perdagangan kemarin IHSG sempat menguat ditengah lonjakan minyak mentah ke level US$ 100 per barel. Penguatan IHSG ditopang oleh saham-saham pertambangan.

Namun sentimen penguatan harga saham pertambangan itu akan memudar oleh pelemahan bursa-bursa regional. Investor akan kembali melepas sahamnya kembali ditengah situasi perekonomian dunia yang semakin tidak pasti.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:

Kemarin IHSG bergerak menguat mengikuti gerak bursa regional Asia dan Amerika. Selain itu kenaikan IHSG juga didukung oleh naiknya saham pertambangan. Seperti diketahui kenaikan harga komoditas biasanya mengikuti harga minyak yang saat ini tengah berada dalam trend naik. Hari ini, IHSG diperkirakan bergerak mixed mengikuti gerak regional. Investor mulai melakukan selective buy sebagai antisipasi keluarnya data kinerja 2007. Kisaran support-resistance 2.718-2.750

Tadi malam, Dow Jones ditutup melemah -1.4%, pagi ini Nikkei juga dibuka melemah. Pelemahan bursa Amerika didorong oleh keluarnya Philadelphia Federal Reserve manufacturing data yang menunjukkan pelemahan. Selain itu data leading indicator juga menunjukkan pelemahan untuk 4 bulan berturut-turut. IHSG tentunya akan dipengaruhi oleh pergerakan bursa regional. Waspadai profit taking terhadap saham-saham yang sudah overbought.

Optima Securities:

Indeks ditutup menguat 44 poin ke 2.734 mendekati level 2.750 seperti diperkirakan sebelumnya di dorong sektor pertambangan yang menguat 4%. Bagusnya laporan keuangan dari perbankan dan upgrade dari Fitch turut menjadi sentimen positif. Sementara itu sektor perkebunan justru paling kecil menyumbang penguatan indeks walaupun harga CPO terus naik hampir menyentuh Rm3.700/ton.

Saat ini indeks belum memasuki area overbought sehingga masih berpotensi menembus 2.750. Untuk hari ini indeks diperkirakan bergerak dikisaran 2.710-2.750 dengan saham pilihan: PTBA, PGAS, UNVR, BUMI dan BBRI.
(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads