IHSG Bersiap Rebound

IHSG Bersiap Rebound

- detikFinance
Senin, 25 Feb 2008 08:44 WIB
Jakarta - Penguatan Wall Street di akhir pekan lalu akan menjadi sentimen positif yang akan menggerakkan IHSG di Bursa Efek Indonesia pada hari ini. Namun investor masih harus tetap berhati-hati ditengah kondisi pasar regional yang masih rentan.

Penguatan Wall Street di akhir pekan lalu ikut mengangkat pergerakan bursa regional pada perdagangan Senin (25/3/2008). Indeks Nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo juga dibuka langsung mengaut 111,85 poin (0,83%) ke level 13.612,31.

IHSG pun diharapkan akan mengikuti pergerakan bursa-bursa regional tersebut. Ditengah minimnya berita segar di pasar, investor akan kembali melakukan aksi beli selektif.

Saham-saham pertambangan dan komoditas masih akan menjadi favorit ditengah lonjakan harga komoditas tersebut di pasar internasional.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:


Hari ini IHSG berpeluang dibuka menguat menyusul sentimen positif dari pergerakan bursa regional. Pada perdagangan hari Jumat Dow Jones ditutup menguat signifikan dari area negatif, sekitar 30 menit menjelang penutupan. Pagi ini, Nikkei juga dibuka menguat lebih dari 1%. Secara teknikal, IHSG memang berhasil menembus area sideways pada pekan lalu. Meski demikian, kami sarankan para investor tetap berhati-hati mengingat beberapa indikator sudah memasuki wilayah overbought.  Dapat dipertimbangkan trading pada saham-saham berbasis komoditas, energi.Kisaran support-resistance 2.726-2.764.

Optima Securities:


Ditengah tekanan bursa regional indeks akhirnya ditutup menguat tipis  6,9 poin ke level 2.741 mendekati posisi 2.750 di dorong sektor properti yang selama ini lesu. Menguatnya Dow Jones 96 poin akhir pekan lalu bakal membawa indeks rally di tambah  maraknya emiten yang akan mengeluarkan laporan keuangan. Namun demikian, banyaknya rilis data ekonomi sepekan ini di AS bakal menekan kembali Dow Jones dan bursa regional serta menahan indeks tembus 2.800. Indeks hari ini diperkirakan diposisi 2.730-2.760 dengan saham pilihan: TINS, PGAS, MEDC, ANTM dan PTBA. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads