Pada perdagangan Senin (25/2/2008), rupiah dibuka stagnan di level 9.160/9.175 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.175 per dolar AS.
Sepanjang pekan kemarin, rupiah bergerak stabil pada kisaran yang tipis ditengah pelemahan dolar AS di pasar global. Rupiah gagal mendapatkan berkah dari pelemahan dolar AS tersebut karena tekanan permintaan.
Sementara mata uang Asia lain tetap mencatat penguatan atas dolar AS menyusul terus berlanjutnya kekhawatiran terjadinya resesi di AS.
Laporan terbaru dari Bank Sentral Philadelphia semakin menguatkan ekspektasi akan terjadinya resesi di AS. Bank Sentral pun akan 'dipaksa' untuk menurunkan kembali suku bunga demi menggerakkan perekonomian AS.
Ekspektasi itulah yang mendorong pelemahan dolar AS hingga pekan ini. Ekspektasi akan memuncak menjelang pertemuan The Fed awal Maret nanti. Β (qom/qom)











































