"Perseroan berencana IPO sekitar 300 juta lembar saham atau sekitar 33,33% dari total saham April mendatang," kata Direktur Utama Kokoh Inti, Dharmawandi Sutanto, dalam paparan publik di hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (25/2/2008).
Harga penawaran saham perseroan diperkirakan sebesar Rp 160 hingga Rp 260. Target perolehan dana melalui IPO diperkirakan sebesar Rp 60-80 miliar.
"Dana perolehan akan digunakan untuk pengembangan usaha seperti menambah kantor cabang, akuisisi perusahaan distributor ritel dan modal kerja. Besarannya masing-masing 45%, 30% dan 25%," ulas Dharmawandi.
Dalam IPO tersebut, perseroan juga akan menerbitkan waran dengan jumlah 150 juta lembar. Target dana yang diperoleh dari waran sekitar Rp 36 miliar, juga akan digunakan untuk pengembangan usaha.
"Tahun ini kita berencana membuka sekitar 3 atau 4 kantor cabang baru. Kalau akuisisi masih dalam penjajakan, tapi kalau jadi mungkin akan dilakukan akhir kuartal III," ujar Dharmawandi.
Sementara masa penawaran awal (book building) akan dilakukan mulai 25 Februari hingga 3 Maret 2008. Tanggal efektif diperkirakan 14 Maret 2008. Masa Penawaran mulai 24-26 Maret 2008 dan pencatatan di BEI pada 1 April 2008.
Saat ini komposisi kepemilikan saham di Kokoh Inti adalah Asia Invesment Capital II Ltd 41,65% dan PT Prima Palma Mandiri 58,35%.
"Setelah IPO, Asia Ltd akan menjadi 27,77%, Prima Palma 38,9% dan publik 33,33%," papar Dharmawandi.
Sementara di 2008, Kokoh Inti menargetkan revenue sebesar Rp 700 miliar, atau tumbuh 51% dari tahun 2007. Target laba bersih di 2008 sebesar Rp 18,61 miliar.
(dro/qom)











































