Saham Perkebunan Andalan IHSG

Saham Perkebunan Andalan IHSG

- detikFinance
Selasa, 26 Feb 2008 08:29 WIB
Jakarta - Pasar saham masih akan positif dengan aksi beli selektif saham unggulan yang dilakukan pelaku pasar. Melejitnya saham perkebunan masih akan menjadi pendorong utama.

Pada perdagangan saham Selasa (26/2/2008), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih bertahan di teritori hijau.

IHSG akan mengkuti gerak bursa global dan regional yang cenderung menguat tipis. Sementara indeks saham di Wall Street juga positif setelah IPO Visa akan mencatat sejarah terbesar di AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks Dow Jones naik 189,20 poin (1,53%) ke posisi 12.570,22, indeks Nasdaq naik 24,13 poin (1,05%) menjadi 2.327,48 dan S&P 500 naik 18,69 poin (1,38%) ke posisi 1.371,80.

Sementara pada penutupan perdagangan saham Senin kemarin (25/2/2008) IHSG naik 10,681 poin (0,39%) ke posisi 2.751,862.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securites

Indeks akhirnya tembus 2.750 menguat 10 poin di posisi 2.751 didorong sektor perkebunan yang menguat 3% seiring harga CPO yang pecah rekor mendekati Rm4.000/ton untuk kontrak bulan Mei di bursa Malaysia. Ekspektasi bagusnya laporan keuangan emiten perkebunan menjadi fokus para investor memburu saham tersebut. Rencana pemerintah menaikkan gaji PNS hingga 20% juga menjadi sentimen positif ke pasar disamping bursa regional yang mixed. Sementara itu mulai keluarnya data ekonomi di AS seperti penjualan perumahan bakal menjadi fokus investor. Indeks bisa melemah kembali jika Dow Jones terkoreksi dalam dan diperkirakan bergerak dikisaran 2.740-2.770 dengan saham pilihan: UNSP, AALI, PTBA, BBRI dan LSIP.

Panin Sekuritas


Hari ini IHSG masih akan mengikuti sentimen dari pergerakan bursa regional dimana Dow Jones tadi malam mencatat kenaikan besar. Meski demikian, secara teknikal kami meyarankan agar investor waspada mengingat beberapa indikator sudah memasuki area overbought. Dari perdagangan kemarin juga terlihat meskipun IHSG menguat dibandingkan penutupan Jumat, akan tetapi pada chart intraday menunjukkan penutupan lebih rendah dibandingkan pembukaan (open). Kami rekomendasikan trading jangka pendek pada saham perkebunan, property, dan energi. Kisaran support-resistance 2.730-2.781. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads