Perusahaan yang berbasis di San Fransisco ini akan mengalahkan pencapaian IPO terbesar AT & T Wireless di tahun 2000 yang meraih dana US$ 10 milion.
Rencana IPO Visa ini seperti mengesampingkan kondisi pasar saham di AS yang sedang gontai, ketatnya kredit, dan ancaman resesi ekonomi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Visa adalah operator kartu pembayaran terbesar di dunia dengan jaringan, manajemen dan pelayanan yang sudah mengglobal. Visa juga telah melakukan transaksi lebih banyak dari pesaing-pesaing dekatnya," bunyi siaran pers perseroan.
Visa mengklaim telah menjadi merek kartu kredit paling terkenal dan mudah diakses termasuk dalam pembayaran mata uang lokal di lebih dari 170 negara. Kartu kredit Visa juga bisa diterima di 1 juta mesin ATM seluruh dunia.
Saat ini pihak Visa masih terus melengkapi dokumen IPO kepada Bapepam AS atau Securities and Exchange Commission (SEC).
(ir/ir)











































