Euro sempat menjangaku level 1,5047/US$ sebelum akhirnya ditutup ke level 1,5017/US$ pada penutupan perdagangan Selasa (26/2/2008).
Sejumlah analis mengtakan euro melejit setelah adanya data indikator bisnis di Jerman yang lebih baik ditengah kecemasan akan ekonomi AS yang loyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara mata uang rupiah terus memantapkan posisi dan bergerak di wilayah positif. Pasar modal Indonesia tengah menikmati dana asing yang masuk karena selisih bunga di Indonesia dan the Fed yang masih lebar.
Pada perdagangan valas pukul 08.25 WIB, Rabu (27/2/2008) rupiah ada di posisi 9.055 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 9.053-9.058 per dolar AS. (ir/ir)











































