Direktur Enterprise dan Wholesale Telkom, Arief Yahya mengungkapkan, keenam perusahaan TI tersebut merupakan perusahaan berkembang yang fokus melayani pelanggan di bidang finansial dan perbankan, pemerintahan, perdagangan dan pelayanan, industri perdagangan, manufaktur perdagangan, serta pendidikan.
Menurutnya, Telkom telah merampungkan akusisi senilai US$ 35 juta untuk PT Sigma Cipta Caraka, sebuah perusahaan TI lokal yang bergerak melayani pelanggan di bidang finansial dan perbankan. Untuk lima perusahaan lainnya yang tengah dibidik, Arief masih enggan untuk mengungkapkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut ia menjelaskan, maksud dari akusisi tersebut demi memantapkan target pertumbuhan 20% pendapatan bisnis enterprise Telkom yang tahun lalu mencapai Rp 12 triliun atau sekitar 40% dari total kontribusi untuk perseroan. Telkom saat ini telah memiliki sekitar 6.000 pelanggan korporasi.
"Dengan layanan bertaraf internasional sesuai standardisasi ISO yang kami terima, kemudian pemenuhan kebutuhan pelanggan melalui akuisisi perusahaan, serta makin luasnya layanan dengan rampungnya seluruh KSO (kerjasama operasi), kami yakin target bakal terpenuhi," ujarnya optimistis.
Arief juga menegaskan, Telkom telah merampungkan pengambilalihan seluruh KSO, termasuk di divisi regional IV dari PT Mitra Global Telekomunikasi Indonesia (MGTI). Pengambilalihan MGTI sempat ramai karena melalui pihak ketiga PT Alberta Telecommunication.
"KSO sudah rampung semua. Termasuk MGTI," tandasnya (rou/ir)











































