Rupiah Bisa Berbalik Arah

Rupiah Bisa Berbalik Arah

- detikFinance
Kamis, 28 Feb 2008 08:19 WIB
Jakarta - Penguatan rupiah yang terjadi sejak awal pekan ini dikhawatirkan bisa berbalik arah. Pelaku pasar akan mengambil kesempatan merealisasikan keuntungan dengan profit taking.

Pada perdagangan valas pukul 08.00 WIB, Kamis (28/2/2008) rupiah ada di posisi 9.048 per dolar AS dan ditransaksikan dikisaran 9.045-9.051 per dolar AS.

Pelaku pasar memprediksi jika aksi ambil untung berlangsung rupiah bisa berbalik hingga ke 9.170 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku pasar memanfaatkan kesempatan akhir bulan yang biasanya kebutuhan dolar korporasi melonjak untuk pembayaran impornya.

Sebelumnya pengamat pasar valas Farial Anwar ketika dihubungi detikFinance, Rabu (27/2/2008) mengatakan, untuk mengkompensasi kenaikan harga minyak internasional yang tinggi, nilai mata uang rupiah harus dalam posisi yang kuat di bawah level 9.000/US$.

Menurutnya, Bank Indonesia harus merelakan rupiah terus menguat di bawah level 9.000 per dolar. Karena jika nilai tukar rupiah menguat maka pengeluaran beli BBM pun berkurang dari sisi kurs. Penguatan rupiah juga tidak akan terlalu memberatkan bagi para eksportir. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads