Jakarta - Penguatan rupiah yang terjadi sejak awal pekan ini akhirnya terganjal aksi
profit taking. Pelaku pasar melepas sejenak mata uang dalam negeri ini untuk mencari untung.
Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Kamis (28/2/2008), rupiah melemah 22 poin ke posisi 9.070 per dolar AS.
Pelaku pasar memanfaatkan kondisi akhir bulan yang biasanya kebutuhan valas korporasi begitu tinggi untuk transaksi perdagangan internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mata uang Asia lainnya ditutup bervariasi terhadap dolar AS seperti dolar Hongkong melemah 0,01%, rupee India melemah 0,48%, won Korea menguat 0,47%, dolar Selandia Baru menguat 0,12%, peso Filipina melemah 0,55%, dan dolar Singapura menguat 0,04%.
(ir/qom)