Di depan sidang Komite Perbankan Senat, Kamis, Bernanke mengakui ekonomi AS kini sedang dalam kondisi buruk sejak 2001, ekonomi diperparah tingkat inflasi yang lumayan tinggi.
"Kita menghadapi situasi dimana secara simultan ada perlambatan ekonomi, stress dalam pasar keuangan dan inflasi akibat kenaikan harga komoditas di luar negeri," ujar Bernanke seperti dikutip AFP, Jumat (29/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski inflasi yang tinggi dan adanya perlambatan ekonomi, Bernanke menepis anggapan bahwa AS sudah terkena stagflasi seperti tahun 1970-an.
"Saya tidak mengantisipasi stagflasi, saya kira kita tidak berada pada situasi seperti tahun 1970," ujar Bernanke.
Sementara rupiah diperdiksi masih harus berjuang ke jalur positif di tengah derasnya ancaman profit taking di akhir bulan. Tapi jika dolar AS melemah terhadap mata uang regional, rupiah punya kesempatan menguat.
Rupiah pada perdagangan valas pukul 08.20 WIB, Kamis (29/2/2008) ada di level 9.060 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 9.058-9.063 per dolar AS.
(ddn/ir)










































