"Kerjasama ini rencananya untuk membangun berbagai fasilitas guna melengkapi yang belum ada di Sentul. Rencananya kita akan membangun Commercial Business District (CBD) di lahan seluas 60 Ha," ujar Corporate Secretary BKSL, Hari Ganie, saat dihubungi detikFinance, Jumat (29/2/2008).
Namun saat ini rencana tersebut masih dalam tahap design market plan. Mengenai jumlah investasi dan realisasinya masih dalam tahap pembicaraan.
"Kita juga masih membicarakan apakah Poly Group akan bertindak sebagai konstruksinya atau sebagai investor strategic. Tapi yang jelas kerjasama ini untuk mengembangkan di sektor komersial di lahan yang kita punya," ujar Hari.
Saat ini, lahan milik BKSL yang belum digarap sebesar 1900 Ha. Izin yang dimiliki BKSL seluas 3100 Ha, yang sudah dbebaskan seluas 2700 Ha.
"Jadi yang sudah kita garap sebesar 800 Ha. Target kita setiap tahunnya tergarap minimal 50 Ha," ulas Hari.
Â
Sementara proyek yang akan dikerjakan BKSL dalam waktu dekat adalah pembangunan hotel bintang tiga dan bintang lima, dengan nilai proyek masing-masing US$ 11-12Â juta dan US$ 43 juta.
Untuk kinerja di tahun 2008, BKSL menargetkan penjualan sebesar Rp 600 miliar, tumbuh 15-20% dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp 500 miliar.
(dro/qom)











































