Saham Menanti Arah Inflasi

Saham Menanti Arah Inflasi

- detikFinance
Senin, 03 Mar 2008 07:44 WIB
Jakarta - Pelaku pasar di lantai bursa saham tengah menantikan pengumuman inflasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin siang ini. Pelaku pasar berharap inflasi menurun.

Inflasi Indonesia pada bulan Februari diprediksi akan berada dikisaran 0,61% atau turun dibanding Januari sebesar 1,77%.

Jika inflasi menurun, paling tidak bisa sedikit mengerem sentimen negatif bursa global yang mengalami pelemahan baik di Wall Street pada akhir pekan lalu (29/2/2008) maupun bursa regional seperti Australia dan Jepang yang melemah pada Senin pagi ini (3/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan saham awal pekan ini Senin (3/3/2008), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan bergerak variatif.

Sementara pada penutupan perdagangan saham Jumat pekan lalu (29/2/2008) IHSG turun 34,370 poin (1,25%) ke posisi 2.721,944.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securites

Indeks melemah 34 poin ke level 2.721 terimbas regional disamping rencana kenaikan BBM industri per Maret. Saham TLKM menyumbang penurunan terbesar terkait rencana penurunan tarif berkisar 20% yang diperkirakan menurunkan laba perseroan.

Semua sektor terutama infrastruktur melemah kecuali perkebunan karena harga CPO justru melonjak mendekati Rm4.000/ton. Bagusnya laporan keuangan emiten membuat indeks berpeluang rebound untuk minggu depan mendekati 2.750. Hari ini indeks diperkirakan bergerak dikisaran: 2.700-2.740 dengan saham pilihan: TINS, INCO, ANTM, AALI dan LSIP.

Panin Sekuritas

Hari ini kami perkirakan IHSG cenderung bergerak melemah didorong oleh kondisi
regional yang semakin memburuk. Dow Jones pada Jumat ditutup anjlok signifikan
didorong oleh kekhawatiran akan perkembangan ekonomi AS. Sementara beberapa
indikator teknikal juga menunjukkan kecenderungan melemah untuk jangka pendek.
Kisaran support-resistance 2.670-2.735.

   (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads