Rupiah & IHSG Dilanda Kepanikan

Sesi Siang

Rupiah & IHSG Dilanda Kepanikan

- detikFinance
Senin, 03 Mar 2008 12:15 WIB
Jakarta - Pasar saham dan pasar valas dalam negeri terperosok dalam terseret bursa global yang melemah tajam. Pasar saham dilanda kepanikan karena situasi pasar saham AS yang kian tak menentu.

Bursa saham Wall Street pada Jumat pekan lalu (29/2/2008) seperti The Dow Jones Industrial Average turun hingga 315,79 point (2,5%) ke posisi 12.266,39. Pasar cemas karena turunnya dolar AS telah memicu harga minyak ke US$ 103 per barel.

Saham-saham unggulan langsung dilepas investor, karena investor begitu khawatir akan mengalami kerugian yang dalam. Pasar takut masa kenaikan harga saham segera memudar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Senin (3/3/2008), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun hingga 60,028 poin (2,21%) ke posisi 2.661,916.

Sedangkan rupiah anjlok ke 9.106 per dolar AS atau melemah hingga 46 poin. Rupiah ikut terjungkal aksi jual saham yang berlebihan di pasar modal.

Hampir semua bursa regional terpangkas seperti Hang Seng turun 2,95%, Kosdaq turun 1,82%, Nikkei turun 3,65%, Australia turun 2,89%, STI Singapura turun 2,94%.

Perdagangan sesi siang mencatat transaksi sebanyak 28.851 kali, dengan volume 1,649 miliar unit saham, senilai Rp 2,617 triliun. Sebanyak 18 saham naik, 160 saham turun dan 30 saham turun.

Saham-saham yang merosot harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 450 menjadi Rp 27.400, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 350 menjadi Rp 7.350, Telkom (TLKM) turun Rp 300 menjadi Rp 9.500, Timah (TINS) turun Rp 350 menjadi Rp 32.200, Tambang Batubara Bukt Asam (PTBA) turun Rp 250 menjadi Rp 11.200 dan Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 125 menjadi Rp 3.975.


(ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads