Wilmar menguasai 87,02% atau 258.885.500 saham melalui Tradesound Investments Limited, anak usaha yang 100% sahamnya dimiliki Wilmar. Sebelumnya Tradesound hanya memiliki 61,71% saham di CEKA.
Meski terus menambah jumlah sahamnya di CEKA, Wilmar mengaku tidak akan melakukan voluntary delisting dari Bursa Efek Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tradesound adalah perseroan terbatas yang berkedudukan dan didirikan berdasarkan hukum di British Virgin Islands. Tradesound didirikan pada 20 September 2004 dengan bidang usaha investasi.
Wilmar adalah salah satu perusahaan sawit terbesar di Asia. Wilmar memiliki ratusan ribu hektar lahan sawit di Indonesia melalui anak-anak usahanya. Wilmar mengembangkan pula biodisel di Indonesia. Sejumlah perusahaan sawit di Indonesia juga memasok sawit untuk Wilmar.
(ir/ir)











































