Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Kamis (6/3/2008) menguat 19 poin ke posisi 9.065 per dolar AS.
Bank Indonesia menilai selisih bunga Bank Indonesia dan The Fed masih wajar. BI akan menjaga selisih bunga yang wajar agar dana asing tidak keluar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BI memperkirakan cadangan devisa sampai akhir triwulan I-2008 mencapai US$ 57,1 miliar. Jumlah ini setara 5,2 kali bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
"Cadangan devisa kita cukup kuat untuk menjaga nilai tukar rupiah agar tetap stabil seperti posisi saat ini," kata Direktur Perencanaan Strategis dan Humas BI Amril Arief, usai RDG di gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (6/3/2008).
Amril mengatakan kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) cukup solid dan ini telah mendukung stabilitas nilai tukar rupiah di bulan Februari 2008 yang menguat 2,4% dibanding bulan sebelumnya.
"Pada bulan Februari nilai tukar rupiah menjadi rata-rata 9.181 per dolar AS dengan tingkat volatilitas yang rendah," kata Amril. (ir/qom)











































