Lippo Karawaci Cetak Laba Rp 353 M

Lippo Karawaci Cetak Laba Rp 353 M

- detikFinance
Senin, 10 Mar 2008 11:37 WIB
Jakarta - PT Lippo Karawaci Tbk (LK) mencatat laba bersih Rp 353 miliar pad atahun 2007. Laba itu berarti naik tipis 8% dibandingkan laba bersih tahun 2006 yang sebesar Rp 325 miliar.

Untuk penjualan bersih LK pada tahun 2007 mencapai Rp 2,091 triliun. Dari penjualan yang menembus Rp 2 triliun itu dikontribusikan oleh 3 pilar LK.

Dari penjualan housing & land development memberikan kontribusi 49% atau sekitar Rp 1,018 triliun. Sementara dari pendapatan berkesinambungan yakni healthcare memberi kontribusi 30% atau Rp 627 miliar.

Sementara unit bisnis infrastruktur dan hospitality yakni jaringan hotel, jasa manajemen pusat perbelanjaan pengelolaan perkotaan dan kawasan industri memberikan kontribusi 21% atau sekitar Rp 446 miliar.

Selama tahun 2007, harga saham LK naik 61% dengan kapitalisasi pasar naik 83% menjadi Rp 11,9 triliun.

Presdir LK, Eddy Handoko mengatakan, komposisi kontribusi pendapatan antara Penjualan produk-produk properti (Development revenue) dan Reccuring revenue (pendapatan berkesinambungan) sebesar  49 : 51 persen ini sudah ideal sebagai perusahaan properti terintegrasi.

Namun kedepannya, lanjut dia, bisnis yang berbasis pendapatan yang berkesinambungan (recurring revenue)  akan terus ditingkatkan prosentasenya sehingga dapat sebagai penopang yang cukup kokoh dan proteksi terhadap fluktuasi pasar di sektor properti ataupun gejolak ekonomi secara luas.

Untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas, LK mulai mengembangkan konsep superblok di kota-kota besar di Indonesia.

"Strategi pengembangan proyek-proyek superblok telah meletakkan fondasi yang kokoh bagi pertumbuhan pendapatan yang solid di tahun-tahun mendatang bagi perseroan," kata Eddy dalam siaran persnya, Senin (10/3/2008).

Dua proyek superblok perseroan yang saat ini sedang dikembankan yaitu City of Tomorrow (Cito) di Surabaya dan Kemang Village di Jakarta selatan memperlihatkan tingkat penjualan maupun pra pemasaran yang cukup tinggi dalam waktu kurang dari satu tahun.
(qom/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads