Pada penutupan perdagangan Senin (10/3/2008) IHSG terjun bebas hingga 128,589 poin (4,84%) ke posisi 2.527,867.
Pelaku pasar cemas kondisi bursa saham mulai memasuki masa bearish (menurun) terlebih belum adanya sinyal membaiknya ekonomi global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks LQ-45 turun 31,114 poin (5,41%) ke level 543,813 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 27,390 poin (5,52%) menjadi 468,569.
IHSG terseret anjloknya bursa regional seperti Kosdaq turun 3,29%, Seoul turun 2,33%, Nikkei turun 1,96%, Shanghai turun 3,59% dan STI Singapura turun 1,07%.
Perdagangan hari ini mencatat transaksi sebanyak 67.114 kali, dengan volume 3,465 miliar unit saham, senilai Rp 6,789 triliun. Hanya 18 saham yang mengalami kenaikan harga, 192 saham turun dan 31 saham stagnan.
Saham-saham yang terjun harganya di top losser antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 2.800 menjadi Rp 29.450, Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.500 menjadi Rp 24.500, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 800 menjadi Rp 10.850, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 600 menjadi Rp 6.400 dan Telkom (TLKM) turun Rp 450 menjadi Rp 9.250.
Sedangkan saham-saham yang masih mencatat kenaikan harga di top gainer antara lain, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 50 menjadi Rp 8.000, Yanaprima Hastapersada (YPAS) naik Rp 30 menjadi Rp 710, dan Bank Multicor (MCOR) naik Rp 5 menjadi Rp 153.
(ir/qom)











































