First State Revisi Target Dana Kelolaan

First State Revisi Target Dana Kelolaan

- detikFinance
Senin, 10 Mar 2008 17:41 WIB
Jakarta - PT First State Invesments Indonesia (FSII) merevisi target dana kelolaan di 2008 setelah meluncurkan produk barunya Reksa Dana First State IndoEquity Value Select Fund.

"Produk baru ini ditargetkan mampu capai Rp 1 triliun tahun 2008 ini. Target produk baru ini, belum termasuk target kita sebelumnya yang sebesar Rp 3,5 triliun. Oleh karena itu, target dana kelolaan kita tahun ini diperkirakan akan melebihi Rp 3,5 triliun," ujar Direktur FSII, Putut E. Andanawarih, di hotel Ritz Carlton, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Senin (10/3/2008).

Dengan diluncurkannya produk baru ini, maka total reksa dana yang dikelola oleh First state ada 7 reksa dana, terdiri dari 4 reksadana saham, 2 reksadana campuran dan 1 reksa dana pendapatan tetap.

"Reksa dana baru ini unik, karena hanya akan berinvestasi pada saham-saham berkualitas, berkapitalisasi besar dan memiliki value. Di tengah volatilitas pasar seperti ini, investasi yang tepat adalah investasi jangka panjang pada saham yang berkualitas," kata Putut.

First State IndoEquity Value Select Fund ini akan menginvestasikan dananya dengan komposisi minimal 80 persen dan maksimal 100 persen pada saham yang tercatat pada indeks LQ 45, maksimal 20 persen pada instrumen pasar uang yang punya jatuh tempo kurang dari 1 tahun, dan maksimal 20 persen pada efek bersifat utang, baik dalam rupiah maupun dalam mata uang asing.

Selama 6 bulan pertama setelah peluncurannya, produk ini hanya akan dijual oleh Citibank, setelah itu produk ini akan dapat dibeli melalui bank-bank lain.

"Walaupun hanya punya hak eksklusif selama enam bulan, kami berharap target yang ditetapkan oleh First State Investments sebesar Rp 1 triliun akan bisa dicapai sendiri oleh Citibank," ujar Wakil Direktur Investasi Citibank Dennis Roy Sangkilawang.

Sementara hingga hari ini, dana kelolaan yang telah diperoleh Citibank di produk baru ini sebesar Rp 80 miliar. (dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads