"Dari 8 bank lokal dan asing, kita memperoleh pinjaman sebesar US$ 950 juta. Dana tersebut akan digunakan sebagian untuk capex 2008 dan sisanya untuk refinancing outstanding debt," ujar Investor Relations EXCL, Sylvia Hardiman, saat dihubungi detikFinance, Selasa (11/3/2008).
Pinjaman tersebut antara lain diperoleh dari bank Mandiri sebesar Rp 4 triliun, Standard Chartered Bank Rp 1 triliun + US$ 100 juta, BCA Rp 2 triliun, HSBC US 50 juta, dan beberapa bank asing lainnya.
"Dari pinjaman US$ 950 juta tersebut, sekitar US$ 350 juta akan dialokasikan ke capex 2008, sedangkan sisanya US$ 600 juta dialokasikan untuk refinancing outstanding debt," ulas Sylvia.
Saat ini total nilai outstanding debt EXCL sebesar Rp 9,66 triliun, sedangkan total nilai capex 2008 sebesar US$ 650 juta.
"Outstanding debt yang akan direfinancing tahun ini sebesar US$ 600 juta, itu diambil dari total pinjaman 8 bank," ungkap Sylvia.
Sementara untuk capex 2008 yang sebesar US$ 650 juta, sekitar US$ 350 juta akan diambil dari pinjaman, dan sisanya kas internal perusahaan.
Β (dro/qom)











































